Cerpen · Harian

Belajar Tell dan Show

Alhamdulillah akhir pekan ini, saya bisa belajar menulis di dua kelas. Satu di Telegram, satu lagi di grup whatsapp.

Berhubung yang di Telegram baru dimulai kelasnya, maka pertemuan perdana ini baru diisi dengan perkenalan.

Sementara di grup whatsapp, sedang dibahas tentang: Showing and Telling. Salah satu teknik dalam penulisan. Pematerinya adalah Kak Aris.

Showing dalam bahasa Inggris diartikan menunjukkan. Sedangkan telling berarti mengatakan. Dari segi arti saja sudah berbeda, bukan?

Penggunaan show atau tell ini sebenarnya disesuaikan pada pace (tempo) cerita.

Show untuk memperlambat plot, dan tell untuk mempercepat plot.

Penulisannya bagaimana?

Tell
Aku merasa sedih.

Show
Dadaku seolah diganjal. Kelopak mata memanas. Tenggorokan kering mendadak.

Dari penggunaan di atas, show ditujukan untuk memperlambat plot dan memperdalam perasaan.

Memahami panca indra sangat diperlukan dalam penggunaan show ini.

Tell
Verrel sudah 10 tahun menjalani hidup sebagai pedagang kecil hingga akhirnya memiliki puluhan cabang.

Kebayang nggak kalau kalimat di atas menggunakan teknik show? Kira-kira akan menjadi berapa halaman?

Dalam membuat cerpen, teknik mana yang tepat … tell atau show? Tergantung tujuan dan pace cerita. Ada cerpen hanya satu adegan dengan show yang buat panjang, loh.

Bagaimana cara menggunakan teknik show tapi tidak terkesan berlebihan atau lebay?

Sebenarnya ini tergantung pada PoV yang digunakan. Jika menggunakan PoV 1, maka rasakan menjadi tokohnya. Jika menggunakan PoV 3, maka anggaplah kita menuliskan apa yang kita lihat. Apa perlu pendalaman atau hanya diceritakan?

Apakah berarti dlm show itu kita menggunakan padan kata? Atau kata yang mirip arti yang kita ceritakan? Bisa! Bahkan menggunakan definisi bisa juga.

Berikut beberapa contoh yang saya buat.

Tell
Yasmin menangis.
Show
Mata Yasmin memerah. Pandangannya mulai berkabut. Air matanya yang sudah tergenang dari tadi, berjatuhan satu persatu.

Tell
Nenek tertawa geli.
Show
Tiba-tiba Nenek berdiri tegak, bangkit dari kursinya. Sedetik kemudian, terdengar suara terkekeh-kekeh dari mulutnya yang menyeringai. Hampir saja sirihnya jatuh.

Tell
Jessica dengki pada Mirna.
Show.
Mata Jessica mendelik. Hatinya panas mendengar berita pernikahan Mirna dan Dion. Nafasnya memburu tanda cemburu.

Saya juga masih banyak belajar nih. Yang paling penting, di kalimat show tidak ada pengulangan kata dari tell.

Segitu dulu ya belajarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s