Harian

Pemutus Kelezatan Dunia

Malam ini berita duka menghampiri saya. Tepat jam 21.00 WIB, salah satu adik kelas saya di IPB berpulang lebih dulu. Pembuluh darah di otaknya pecah kira-kira dua pekan lalu. Lalu dokter memutuskan untuk mengoperasinya.

Namanya Anita, dia istri dari adik kelas saya di SMA yang kemudian masuk satu fakultas yang sama dengan saya, Nur Rochman, yang biasa saya panggil Oman.

Beberapa hari lalu, artis ternama Malaysia wafat juga dalam keadaan tidur, katanya serangan jantung. Ya, Ashraf Sinclair yang menikah dengan BCL.

Tepat sehari sebelum berita wafat mereka, saya sedang membangun impian, merajut masa depan saya sendiri. Saya baru bangkit dari masa recovery panjang tahun lalu, akibat kecelakaan motor yang parah.

Ketiak berita ini datang, seakan Allah mengingatkan saya agar tetap fokus pada yang penting, skala prioritas saya. Tentang cita-cita langit saya, tentang visi saya untuk anak-anak. Menghentak saya untuk tidak melalaikan waktu, serta terlena dalam panjangnya angan-angan.

Bergerak lin, detik nafas terakhir itu akan kau alami jua. Saat itu cuma berlaku sekejap mata, bahkan untuk menyesalpun mungkin kau tak sempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s