Kata Bunda Izza

Bersyukur, Lebih Mudah!

Mengeluh itu gampang.Tapi bersyukur itu, ternyata lebih MUDAH. Sudahlah tahu, panas dan kering kerontangnya musim kemarau,apa pantas kita masih mengeluhkan becek dan basah kuyubnya kehujanan? Padahal di daerah lain, masih ada yang kekeringan dan kekurangan air .... Sudahlah tahu sedihnya ketika anak sakit,apa pantas kita masih mengeluh saat anak aktif banget, hingga bajunya kotor dan… Continue reading Bersyukur, Lebih Mudah!

Kata Bunda Izza

Mind Body and Soul

Pasti pernah dengar:Mind, Body & Soulkaaan? Yup, manusia diciptakan Allah, dengan 3 aspek ini di dalam dirinya. 1. Mind atau Akal.Makanannya adalah ilmu dan wawasan.Jika aspek yang satu ini tidak diisi dengan baik, maka kita bisa menjadi orang yang bodoh, atau orang yang sempit wawasannya. 2. Body atau Jasad/Fisik.Makanannya adalah pola hidup sehat, mulai dari… Continue reading Mind Body and Soul

Kata Bunda Izza

Ketika Terjebak Jauh di Dalam Kegelapan

Apa yang terbayang di benakmu? Seorang gadis, baru diterima bekerja sebagai guru tidak tetap di sebuah sekolah swasta ternama, baru tahu di hari pertama dia bekerja, bahwa dia diterima karena pamannya adalah Kepala Bidang Administrasi di sekolah tersebut. Dia harus menghadapi pandangan remeh dari semua guru yang menuduhnya melakukan nepotisme, tekanan dari guru-guru senior, pencurian… Continue reading Ketika Terjebak Jauh di Dalam Kegelapan

Harian

5 Tips Penting Atasi Krisis Seperempat Baya

Pernah merasa jadi manusia tak berguna setelah lulus sekolah atau kuliah,yang tiba-tiba hilang arah dan tujuan hidup, ketika terbentur antara harapan dan kenyataan? Pernah merasa tak berdaya karena masih jadi ‘pengacara’,namun udah gak pantes minta sangu sama ortu? Dan menatap dengan iri halaman FB teman sekelas di SMA,yang bisa melanjutkan kuliah ke LN atau punya… Continue reading 5 Tips Penting Atasi Krisis Seperempat Baya

Kata Bunda Izza

20 Ribu Kata per Hari

Dekati Sang Pemilik Kata Konon katanya, perempuan itu butuh mengeluarkan sekitar 20 ribu kata per hari. Jauh berbeda dengan laki-laki yang butuh 7 ribu saja. Masih ingat pembahasan kita sebelumnya, teko cuma bisa mengeluarkan apa yang menjadi isinya? Artinya, kalau perempuan mau mengeluarkan kata-kata yang berkualitas, maka input atau asupannya, harus kata-kata yang bagus juga.… Continue reading 20 Ribu Kata per Hari

Cerpen

Sang Pendosa

Tersengal-sengal aku berlari menuju tanah lapang itu. Sudah ramai orang-orang di sana, sepertinya seluruh penduduk kampung sudah berkumpul mematuhi perintah Sang Pemimpin. Masih seperti kemarin-kemarin, matahari bersinar sangat terik. Saking teriknya kupicingkan dua mata ini, sulit untuk kubuka lebar-lebar. Hawa panas masih mencekik leher, peluh mulai membasahi baju. Tanah yang kupijak, seperti meronta dengan retakannya.… Continue reading Sang Pendosa

Cerpen

Kalah

"Ayah, maaf...." Ayah masih terdiam. Matanya masih menatap piala di tanganku. Menghujam tepat di tulisannya. Sambil menghela nafas, ayahku berdiri. Tangannya mulai membuka sabuk celana. Aku gemetar. "Sudah berapa kali kubilang! Jangan sampai KALAAAAH!!!" Sosok besar itu melangkah menuju tempatku berdiri. Sabuk kepala besi terjuntai di tangan kanannya. "Tt... tap tapi, aku juara dua ayaahh… Continue reading Kalah

Cerpen

Sepatu Abu-abu

Lima menit lagi adzan Ashar, aku sudah mengambil wudhu. Jam empat sore, jadwal mengajar tahsin ibu-ibu di Komplek Permata Indah. Rencananya setelah sholat Ashar, aku langsung berangkat. Ramai berbunyi notifikasi whatsapp di gawaiku, agenda silaturrahim di group akhwat ROHIS SMA masih dibahas rupanya. Sepertinya tahun ini aku tidak bisa hadir juga, walaupun rindu rasanya hati… Continue reading Sepatu Abu-abu